Kendala-kendala yang Sering Muncul Saat Menggunakan Mesin Absensi Sidik Jari

Kendala-kendala yang Sering Muncul Saat Menggunakan Mesin Absensi Sidik JariPenggunaan mesin absensi sidik jari saat ini memang telah banyak diterapkan di berbagai kantor maupun perusahaan. Harganya yang cukup murah dibanding absensi biometrik lainnya dan juga cara absen yang mudah dan cepat menjadi beberapa alasan mengapa banyak perusahaan yang menggunakan sistem absensi ini. Namun dibalik kelebihannya tersebut, penggunaan absensi dengan sidik jari ini juga sering memunculkan masalah pada saat digunakan.

Apa Saja Kendala Yang Sering Terjadi Pada Saat Menggunakan Mesin Absensi Sidik Jari?

Mesin absensi sidik jari yang terkenal cukup canggih ini juga tak terhindar dari yang namanya kendala pada saat penggunaan. Walaupun penggunaan mesin ini cukup mudah, namun apabila tidak dirawat dan dibersihkan dengan teratur dan tidak adanya pemahaman yang cukup dalam penggunaan mesin, juga akan menyebabkan munculnya berbagai kerusakan lain. Salah satu kendala yang sering terjadi pada saat menggunakan mesin ini adalah tidak terdeteksinya sidik jari pada mesin. Banyak hal yang bisa menyebabkan hal ini terjadi, di antaranya yakni  karena jari tangan yang basah, berkeringat, atau terlalu kering. Pada saat melakukan scan sidik jari, air yang terdapat pada tangan yang basah akan mengganggu pola sidik jari sehingga akan sulit terdeteksi. Begitu pula dengan tangan yang kering yang juga sulit terdeteksi karena pola atau tekstur sidik jari yang tidak terbentuk. Selain itu, ada juga kendala lain yang sering muncul pada saat proses scan sidik jari dilakukan, yakni mesin yang hang, tidak terkoneksi dengan komputer, sinkronisasi waktu yang tidak sesuai, dan kurangnya ruang penyimpanan data seperti yang di kutip detik.com.

Kendala-kendala yang muncul tersebut jelas akan menghambat langkah karyawan yang ingin segera masuk ke dalam kantor untuk bekerja. Kendala semacam ini, juga tak ayal akan menimbulkan antrean karyawan lain saat ingin melakukan absensi karena gagalnya mesin untuk mendeteksi sidik jari. Penanganan atau pencegahan yang paling mudah dilakukan adalah pemberitahuan pemahaman dengan jelas kepada seluruh karyawan dan pegawai perusahaan tentang cara dan kerja sistem dari mesin absensi tersebut sehingga kendala-kendala yang mungkin terjadi dapat dihindari.

Related posts: