Mengenal Alat Ukur Jangka Sorong

image_20160811_154604_20Bagi kamu anak IPA pasti sudah mengenal dengan jangka sorong, kan? Alat ukur ini biasanya dapat Anda temukan di laboratorium fisika di sekolah Anda. Namun apakah Anda bisa menggunakannya? Sepertinya banyak orang yang kesulitan mengukur panjang suatu benda dengan bantuan alat ini. Padahal, jika Anda mencermati baik-baik mengenai alat ini, penggunaannya cukuplah mudah. Untuk mengetahuinya lebih dalam mengenai jangka sorong, Anda dapat membaca ulasan di bawah ini dengan seksama. Yuk kita cari tahu tentang alat ini.

Apakah Itu Alat Ukur Jangka Sorong?

Pasti semuanya sudah tahu dengan alat ukur yang satu ini. Jangka sorong memang digunakan untuk mengukur panjang suatu benda. Lebih tepatnya digunakan untuk mengukur seberapa tebal suatu benda seperti ketebalan buku, kayu, besi, atau lainnya. Dibandingkan dengan alat ukur lainnya, jangka sorong memiliki ketelitian menghitung panjang atau ketebalan hingga 0,1 milimeter. Nah sebelum mengetahui cara menggunakannya, Anda harus tahu bagian-bagian dari jangka sorong ini. Jangka sorong terdiri dari dua rahang, yakni rahang tetap dan rahang geser. Kedua rahang ini sama-sama berada di atas dan di bawah jangka. Selain itu, jangka sorong juga memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama berada pada rahang tetap. Sedangkan skala nonius berada pada rahang gesernya. Skala utama memiliki skala dalam satuan centimeter dan milimeter. Sedangkan skala nonius memiliki panjang 9 mm dan telah dibagi menjadi 10 skala.

Lalu, bagaimana cara memakai jangka sorong? Mula-mula kendurkan baut pengunci dan geserlah secara perlahan bagian rahang geser. Usahakan rahang geser dapat bekerja dengan baik. Pastikan pula rahang tertutupnya harus berada pada skala nol. Jika tidak menunjukkan angka nol, maka Anda perlu menyettingnya secara manual. Untuk mengukurnya, tutuplah rahang sampai mengapit benda yang diukur. Pastikan letak benda sesuai dengan pengukuran yang akan dicatatnya. Kemudian bacalah skala yang tertera pada jangka tersebut. Nah cukup mudah kan untuk mengenal jangka sorong dan cara menggunakan alat ukur ini?

Related posts: