Tren Perawatan Muka Sebagai Gaya Hidup

perawatan mukaSekarang ini wanita cantik sudah banyak dimana-mana. Anda lihat saja foto-foto di Instagram banyak dihiasi wanita-wanita cantik. Tampil cantik dan menarik sudah menjadi kebutuhan gaya hidup untuk dipenuhi. klinik-klinik kecantikan juga semakin berkembang pesat tidak hanya di kota-kota besar saja melainkan di kota-kota pinggiran mulai bermunculan. berbagai macam perawatan kecantikan tersedia, mulai dari perawatan muka, perawatan rambut, perawatan kulit dan lainnya yang berhubungan dengan kecantikan. Tampil cantik dan menarik bukan hanya milik mereka yang memiliki banyak uang bahkan seseorang rela melakukan apa saja demi memenuhi gaya hidupnya. Terkadang keinginan untuk selalu tampil cantik dan dikagumi banyak orang menjadikan bumerang bagi diri sendiri. Seperti kurangnya kehati-hatian dalam memilih menggunakan produk kecantikan. Mereka hanya melihat dan menginginkan hasil saja sehingga aspek lain dilupakan.

Dampak Tren Perawatan Muka

Akibat semakin maraknya tren perawatan muka ini membawa selain membawa pengaruh positif juga membawa dampak negatif bagi perubahan gaya hidup seseorang. Beberapa dampak atas ambisi seseorang agar selalu tampil cantik diantaranya;

  1. Membuat semakin konsumtif. Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang konsumtif. Dengan adanya tren perawatan kecantikan ini membuat wanita selalu sempurna sehingga banyak diantara dari mereka merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk memenuhi hasrat ingin dipuja dan dikagumi banyak orang. Mereka lebih memilih hemat untuk makan demi bisa merawat dirinya.
  2. Sebagai ajang gengsi. Kumpulan kelompok menengah ke atas dan sosialita menjadikan tren perawatan kecantikan untuk menjaga prestise. Tidak tanggung-tanggung biaya yang mereka keluarkan bisa mencapai ratusan juta demi untuk tetap sempurna dan menjaga gengsi.
  3. Pemalsuan kosmetik.  banyak orang yang tergiur dengan kosmetik yang memiliki khasiat tinggi tetapi harga yang murah. Akibat semakin banyaknya produk-produk kecantikan yang laku keras bermunculan sehingga dijadikan celah oleh pedagang nakal untuk memasarkan produk palsu.

Itulah dampak buruk dari adanya tren perawatan muka yang semakin menjamur di tengah-tengah masyarakat.  Boleh saja melakukan perawatan kecantikan namun hendaknya disesuaikan dengan keadaan diri masing-masing.  Merawat muka tidak harus melulu dengan pergi ke klinik kecantikan melainkan dengan perawatan dengan bahan-bahan alami masih bisa.

Related posts: